Cintaku Bertepuk Sebelah Tangan Oleh: Dede Jeri Adrian Irma Nurmahesa itulah nama panjangmu. Biasa di panggil teh Irma. Aku mengenalmu saat SMA dimana saat itu kamu gabung dengan organisasi yang aku pimpin Ekstrakulikuler Keagamaan. Seiring dengan intensnya pertemuaan kita, muncul benih-benih cinta. Aku memperhatikanmu siswi yang ceria penuh semangat dalam belajar dan ramah. Entah apa yang muncul dalam pikiranku yang jelas saat itu rasanya senang ketika berjumpa denganmu, meskipun hanya berpapasan atau melihatmu dari kejauhan. Aku bertanya pada diri, saat itu, apakah ini yang dinamakan jatuh cinta? Entahlah yang jelas hari ini aku bahagia melihatmu. Hari berganti hari, bulan berganti bulan, nampak kecantikanmu bertambah menawan. Sampai aku memanjatkan doa agar engkau menjadi pendampingku. Doa itu aku panjatkan cukup lama sampai akhirnya aku harus meninggalkanmu karena pendidikanku telah selesai di SMA dan harus lanjut ke jenjang selanjutnya. Setelah sekian lama tak berjumpa...